Pemkab Lumajang Perkuat Mitigasi Bencana Semeru melalui Proyek VDRRSL

Bupati dan Wakil Bupati Lumajang di lokasi bencana Semeru. Foto: Dok. Diskominfo Lumajang

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam membangun sistem perlindungan wilayah yang tangguh terhadap ancaman bencana Gunung Semeru.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Volcanic Disaster Risk Reduction Sector Loan (VDRRSL) Project Package S2 dan S4.

Kegiatan ini disosialisasikan secara resmi dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono. Sosialisasi dilaksanakan di Lantai III Nararya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Jumat 6 Februari 2026.

Sosialisasi ini bukan sekadar agenda teknis, melainkan bagian dari strategi penguatan tata kelola mitigasi bencana. Dalam strategi tersebut, keselamatan masyarakat ditempatkan sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pengurangan risiko bencana.

Proyek VDRRSL dirancang untuk merespons karakteristik risiko Gunung Semeru yang bersifat berulang dan progresif. Selain itu, dampak bencana juga bersifat lintas wilayah, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Bondoyudo - Bedadung.

Sekda Agus Triyono menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengendali lahar harus dipahami sebagai investasi keselamatan jangka panjang. Menurutnya, pembangunan tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai pembangunan fisik sesaat.

"Setiap infrastruktur pengendali bencana yang dibangun hari ini adalah upaya melindungi nyawa, sumber penghidupan, dan masa depan masyarakat Lumajang. Karena itu, proyek ini harus dilaksanakan dengan perencanaan matang, koordinasi kuat, dan dukungan penuh semua pihak," tegas Sekda Lumajang.