RMI PCNU Lumajang Dorong Santri Melek Digital Lewat Halaqoh Pengembangan Media Pesantren

Halaqoh Pengembangan Media Pesantren di Pondok Pesantren Al Maliki (31/10). Foto: Visit Lumajang

Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PCNU Lumajang menggelar Halaqoh Pengembangan Media Pesantren di Pondok Pesantren Al Maliki, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Sabtu 31 Oktober 2026.

Kegiatan bertajuk Membangun Media Pesantren yang Kreatif, Profesional, dan Berdampak ini menjadi upaya mendorong santri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

Ketua RMI PCNU Lumajang, KH Taufik Malik, menyampaikan bahwa pengembangan media pesantren menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi tantangan era digital.

Menurutnya, pesantren perlu mengikuti perkembangan teknologi agar dapat menyampaikan informasi secara tepat sekaligus menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Ini bagian dari menjawab tantangan zaman. Pesantren harus adaptif terhadap perkembangan agar bisa meminimalisir potensi hoaks," ungkapnya.

Halaqoh ini mendapat antusiasme tinggi dari kalangan pesantren. Tercatat lebih dari 100 santri mengikuti kegiatan tersebut sebagai delegasi dari 45 pondok pesantren yang tersebar di wilayah Kabupaten Lumajang.

Lebih lanjut, KH Taufik Malik menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026.