Bupati Lumajang Naik Pitam! LPG 3 Kg Langka, Harga Tembus Rp35 Ribu
Rapat virtual Pemkab Lumajang bersama agen dan pangkalan LPG 3 kilogram (09/04). Foto: Humas LumajangBupati Lumajang Indah Amperawati menunjukkan kemarahannya atas kelangkaan elpiji 3 kilogram yang telah berlangsung selama tiga pekan terakhir.
Kondisi ini dinilai janggal, mengingat sebelumnya pemerintah daerah telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memastikan tidak ada pengurangan pasokan dari Pertamina.
Kelangkaan mulai terjadi sejak H-3 Lebaran. Saat itu, Bupati Indah telah dua kali turun langsung melakukan sidak untuk memastikan distribusi berjalan normal.
Namun, fakta di lapangan justru berbeda. Gas subsidi tersebut tetap sulit ditemukan dan harganya melambung jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp18.000 per tabung.
"Di lapangan, kami menemukan harga bisa mencapai Rp35.000 per tabung. Ini jelas tidak bisa dibiarkan," tegas Indah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat virtual bersama agen dan pangkalan LPG 3 kilogram yang digelar di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang, Kamis 9 April 2026.
Dalam rapat itu, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap oknum yang diduga bermain dalam distribusi gas subsidi.
