Bupati Lumajang Naik Pitam! LPG 3 Kg Langka, Harga Tembus Rp35 Ribu
Rapat virtual Pemkab Lumajang bersama agen dan pangkalan LPG 3 kilogram (09/04). Foto: Humas LumajangPolres Lumajang Tindak Tegas Oknum Pembuat Elpiji Langka
"Jangan ada yang main-main dengan stok elpiji 3 kilogram. Masyarakat sangat membutuhkan. Saya minta Pak Kapolres menindak tegas oknum-oknum yang membuat elpiji langka," ujarnya.
Indah juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam penyimpangan distribusi. Bukti berupa foto dan video pun telah diserahkan kepada Kapolres Lumajang untuk ditindaklanjuti.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar memastikan akan segera melakukan pengecekan. "Segera kita cek. Jika terbukti, akan langsung kita tindak saat itu juga," kata Alex usai rapat.
Sementara itu, Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga wilayah Jember-Lumajang, Andi Reza, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengurangi pasokan LPG subsidi ke Lumajang.
Ia menjelaskan, distribusi justru mengalami peningkatan. Pada Januari 2025, Pertamina menyalurkan sekitar 900.000 tabung LPG 3 kilogram. Sedangkan pada Januari 2026, jumlah tersebut meningkat menjadi 1 juta tabung.
"Penyaluran cenderung meningkat. Jadi kalau kelangkaan terjadi lebih dari seminggu, apalagi setelah Lebaran, itu sudah tidak masuk akal," ujar Andi.
Pertamina juga memastikan akan menindak tegas agen maupun pangkalan yang terbukti menyalahgunakan distribusi LPG subsidi.
