Di Ruang Kelas Sekolah di Negeri China, Nama Lumajang Bergema
Darrell Ozora saat presentasi di kelasnya. Foto: IstimewaBukan melalui forum pariwisata internasional, bukan pula lewat kampanye promosi berskala besar. Nama itu hadir dari sebuah presentasi sederhana yang dibawakan oleh seorang pelajar asal Kabupaten Lumajang di hadapan teman-temannya dari berbagai negara.
Adalah Muhammad Afif Darell Ozora Toga, pelajar berusia 17 tahun asal Lumajang yang saat ini menempuh pendidikan di China.
Dalam sebuah tugas presentasi budaya dan pengetahuan, Darell memilih memperkenalkan salah satu kebanggaan tanah kelahirannya, air terjun Tumpak Sewu.
Di layar presentasi, terpampang panorama megah air terjun yang menjulang di antara tebing hijau kaki Semeru. Keindahannya menarik perhatian para siswa internasional yang hadir. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari lokasi, keunikan alamnya, hingga potensi wisata yang dimiliki Indonesia.
Momen tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun di balik itu, tersimpan makna yang jauh lebih besar. Sebab dari ruang kelas yang jauh dari tanah air, seorang anak muda berhasil membawa cerita tentang Lumajang ke dalam percakapan dunia.
Apa yang dilakukan Darell menunjukkan bahwa promosi daerah tidak selalu harus dilakukan melalui program besar atau anggaran yang besar pula.
Terkadang, rasa bangga terhadap kampung halaman sudah cukup untuk memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat global.
