Inilah 4 Tips Menyalakan Api Unggun Saat Camping

Ilustrasi camping. Foto: AI

Api unggun menjadi salah satu hal yang sering dibutuhkan saat melakukan aktivitas berkemah di alam terbuka. Selain membantu menghangatkan tubuh, api juga dapat digunakan untuk memasak serta menemani waktu berkumpul bersama teman-teman.

Namun, menyalakan api unggun setelah hujan sering kali menjadi tantangan karena kayu bakar dan bahan pemantik cenderung lembap. Kondisi lingkungan yang basah memang dapat menghambat proses pembakaran.

Meski demikian, api unggun tetap bisa dinyalakan dengan persiapan yang matang dan teknik yang tepat. Mulai dari memilih bahan bakar hingga mengatur susunan kayu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar api lebih mudah menyala.

1. Manfaatkan Kayu yang Tidak Terkena Air Hujan Langsung

Pemilihan kayu menjadi langkah awal yang perlu diperhatikan ketika hendak membuat api unggun. Carilah ranting atau potongan kayu yang terlindung dari hujan, misalnya di bawah pohon rindang atau di bagian yang tertutup secara alami.

Kayu yang terlihat basah pada bagian luarnya terkadang masih memiliki bagian dalam yang lebih kering. Kamu bisa membelah kayu menggunakan alat yang sesuai untuk mendapatkan bagian tersebut.

Utamakan ranting kecil yang relatif kering sebagai bahan awal karena lebih mudah terbakar dibandingkan kayu berukuran besar.

2. Bawa Pemantik Cadangan dari Rumah

Mengandalkan daun kering atau ranting yang ditemukan di sekitar lokasi camping bisa menjadi kendala setelah hujan.