Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Pendidikan Teknologi di Lumajang

Indonesia Youth Robotic Competition (IYRC) Lumajang (10/05). Foto: Visit Lumajang

Ekosistem Pendidikan Berbasis Teknologi di Lumajang

Karena itu, dukungan dari komunitas, penyelenggara kegiatan, hingga pemerintah memiliki peran penting dalam membangun lingkungan belajar yang positif.

Menurutnya, pengembangan potensi anak membutuhkan wadah untuk praktik, berkolaborasi, dan berkompetisi sehingga mereka memiliki kesempatan belajar yang lebih luas.

Indah juga menyebut, ekosistem pendidikan teknologi yang terbangun dengan baik akan mendorong lahirnya budaya inovasi di masyarakat sekaligus memperluas akses pembelajaran bagi generasi muda di daerah.

Pemkab Lumajang berharap sinergi lintas sektor tersebut mampu menjadikan pendidikan teknologi sebagai gerakan bersama yang terus berkembang demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah secara berkesinambungan.

Selain menjadi ajang kompetisi, IYRC juga dinilai mampu menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, dan pemecahan masalah melalui teknologi dan robotika.

Pemerintah Kabupaten Lumajang pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pendidikan berbasis inovasi sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era digital.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak pelajar di Lumajang yang tertarik mengembangkan kemampuan di bidang teknologi sehingga dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.