Pawai Payung Hias Meriahkan Hari Santri di Ponpes Ainul Hikmah 02 Sumberjati, Diikuti Ratusan Peserta

Kebersamaan wali santri PP Ainul Hikmah 02 (24/10). Foto: Visit Lumajang

Pendidikan Formal di Pondok Pesantren Ainul Hikmah 02

Dengan jumlah peserta didik sekitar 400 orang dari jenjang TK hingga Madrasah Aliyah, pesantren ini berupaya memberikan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian lembaga adalah penjaminan mutu pendidikan Al-Qur'an dan tahfidzul Qur'an atau program menghafal Al-Qur'an.

Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, santri diwajibkan menggunakan bahasa Arab selama berada di lingkungan pesantren setelah jam pendidikan formal.

Pembiasaan tersebut diharapkan dapat memperkaya kemampuan bahasa sekaligus membentuk kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu hal yang menjadi ciri khas Pondok Pesantren Ainul Hikmah 02 adalah kebijakan bagi santri jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau usia sekolah dasar untuk pulang ke rumah pada Sabtu siang setelah kegiatan sekolah, kemudian kembali ke pesantren pada Senin pagi.

Kebijakan ini dirancang agar santri tetap merasakan kehangatan keluarga, memiliki waktu bermain di rumah, serta mendapatkan pendampingan langsung dari orang tua selama masa pertumbuhan.

Pendekatan tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pendidikan anak. Di satu sisi, pesantren membimbing santri melalui pendidikan agama, pembiasaan ibadah, dan kegiatan terstruktur.