Pemkab Lumajang Siapkan Batik Motif Tumpak Sewu Jadi Ikon Budaya dan Oleh-Oleh Khas Daerah

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menemui perajin batik Lumajang (30/07). Foto: Humas Lumajang

Pemerintah Kabupaten Lumajang mulai mengembangkan batik motif Tumpak Sewu sebagai identitas budaya baru yang terinspirasi dari salah satu destinasi wisata unggulan daerah.

Motif tersebut diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai cendera mata khas yang dapat dibawa pulang wisatawan.

Pengembangan motif batik itu menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi antara Bupati Lumajang Indah Amperawati dengan para perajin batik di Ruang Mahameru, Kamis 30 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan motif batik yang mencerminkan karakter Kabupaten Lumajang melalui pesona Air Terjun Tumpak Sewu.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, Air Terjun Tumpak Sewu telah menjadi destinasi wisata yang dikenal luas, bahkan hingga mancanegara. Potensi tersebut dinilai layak diangkat sebagai inspirasi dalam menciptakan identitas budaya daerah.

"Tumpak Sewu adalah Niagaranya Indonesia yang telah mendunia. Potensi besar ini harus kita manfaatkan untuk memperkuat identitas Kabupaten Lumajang, salah satunya melalui karya batik khas yang mengangkat keindahan Tumpak Sewu," ujar Bunda Indah.

Menurutnya, meskipun Lumajang bukan daerah yang dikenal sebagai sentra batik, para perajin lokal memiliki kemampuan dan kreativitas untuk menghasilkan karya yang unik dan bernilai tinggi.