Situs Selogending, Jejak Peradaban Besar Nusantara di Kandangan Senduro Lumajang

Situs Selogending di Desa Kandangan Senduro. Foto: Visit Lumajang

Kultur Masyarakat Agraris di Situs Selogending

Sosok ini erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat petani yang menggantungkan hidup pada hasil bumi.

Sementara itu, di sisi kanan pintu masuk terdapat petilasan Mbah Tejo Gedang yang dipercaya sebagai penjaga kawasan situs.

Selanjutnya, di bagian kiri terdapat petilasan Mbah Tejo Kusumo dengan simbol lingga yoni, yang melambangkan bapak dan ibu atau Bopo Biyung dalam kepercayaan Jawa.

"Lingga yoni itu lambang dari awal mula kehidupan manusia, dari bapak dan ibu. Dari situlah keberadaan kita dimulai," jelas Gatot.

Di bagian tengah kawasan situs terdapat petilasan Mbah Bukulon. Tempat ini dulunya digunakan sebagai pusat ritual dan pemujaan.

Pada masa itu, sebelum hadirnya agama-agama besar, leluhur mengekspresikan rasa syukur dan terima kasih atas hasil kehidupan melalui ritual dan persembahan.

"Mayoritas masyarakat dulu adalah petani. Ketika hasil panen melimpah, rasa syukur itu diwujudkan lewat ritual di sini," katanya.