Festival Literasi Lumajang 2026 Dorong Budaya Baca dan Kreativitas Masyarakat

Hari pertama Festival Literasi 2026 di Perpustakaan Mula Malurung Lumajang (14/09). Foto: Visit Lumajang

Dampak Positif Gerakan Literasi di Kabupaten Lumajang

Melalui kegiatan tersebut, perpustakaan diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, mendapatkan informasi, mengembangkan kreativitas, serta memperluas wawasan.

Kepala Disarpus Lumajang, Indra Wibowo Leksana, mengatakan Festival Literasi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Lumajang.

"Festival Literasi ini diharapkan akan menjadi ajang untuk meningkatkan kecakapan literasi, budaya baca dan kreativitas masyarakat di Kabupaten Lumajang," ungkapnya.

Tidak hanya menyasar kalangan pelajar, Festival Literasi Lumajang juga memberikan ruang bagi para pegiat literasi dan seni untuk berpartisipasi serta menampilkan berbagai potensi dan kreativitas mereka.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan, Tutik Endriyani, menjelaskan bahwa antusiasme para pegiat literasi dan seni untuk terlibat dalam menyukseskan kegiatan Festival Literasi Lumajang cukup tinggi.

"Minat para pegiat literasi dan seni sangat tinggi untuk menyukseskan kegiatan ini," jelasnya.

Tutik menambahkan, sebanyak 21 perpustakaan desa/kelurahan Kabupaten Lumajang akan terlibat secara bergantian dalam mengisi stan yang telah disediakan selama tiga hari pelaksanaan Festival Literasi.