Karsa Special Kids Journey Jemput Bola, Screening Anak Berkebutuhan Khusus hingga ke Rumah
Pendampingan anak berkebutuhan khusus oleh relawan Karsa (09/09). Foto: Visit LumajangKarsa Special Kids Journey melaksanakan screening anak berkebutuhan khusus tahap pertama pada Rabu 9 September 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendekatan jemput bola, yakni tim mendatangi langsung rumah anak untuk melihat kondisi dan situasi secara lebih dekat.
Dalam kegiatan tersebut, tim Karsa Special Kids Journey mengunjungi kediaman Nur Aini. Tim melakukan pengamatan dan screening awal dengan melihat kondisi Aini serta lingkungan sekitar tempat tinggalnya.
Pendekatan langsung ke rumah dinilai penting karena setiap anak memiliki kondisi, kebutuhan, serta lingkungan yang berbeda. Dengan melihat situasi secara langsung, proses identifikasi kebutuhan anak diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
Dari hasil screening awal tersebut, Aini kemudian terindikasi membutuhkan pendampingan sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK). Kondisi tersebut selanjutnya menjadi perhatian tim untuk menentukan langkah pendampingan yang tepat.
Ketua Karsa Special Kids Journey, Imelda, mengatakan pihaknya memilih untuk melanjutkan proses konsultasi terlebih dahulu dengan tempat terapi sebelum membawa Aini ke rumah sakit.
"Dari hasil screening ternyata adek Aini terindikasi ABK, jadi kita lanjut untuk konsultasikan ke tempat terapi sebelum ke rumah sakit," ujar Imelda.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan Aini dapat dipahami dengan lebih baik dan terapi yang diberikan nantinya benar-benar sesuai dengan kondisinya.
