Menggali Cita Rasa Lumajang, Lumajang Latih Pelaku Usaha Kreasikan Bahan Lokal

Cipta Kreasi Menu Khas Lumajang
Selain itu, diharapkan dapat mendorong pengakuan nasional dan global, serta menumbuhkan kesadaran akan potensi bahan pangan lokal yang selama ini kurang dikenal.
"Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi strategi pengembangan ekonomi kreatif, pemberdayaan petani dan peternak, serta promosi budaya daerah ke pasar nasional maupun internasional," ujar Kepala Dinas Pariwisata Lumajang, Yuli Harismawati.
Dengan pendekatan ini, kuliner lokal seperti krecek rebung, susu kambing Etawa, dan pisang Kirana Mas tidak hanya diposisikan sebagai produk makanan.
Ketiga bahan pangan khas Lumajang ini juga sebagai motor penggerak ekonomi, pelestarian budaya, edukasi gizi, dan daya tarik wisata Lumajang.
Tak tanggung-tanggung, 2 narasumber didatangkan pada pelatihan ini, diantaranya Johan Wahyudi, yang dikenal sebagai konsultan F&B dari Surabaya yang juga assesor F&B BNSP.
Ada pula Iwan Pujo Laksono, profesional trainer sekaligus barista dari Blitar, yang membagikan pengalamannya seputar menu kuliner.
Kedua narasumber, Ketua TP PKK Lumajang dan beberapa Kepala OPD yang hadir pada hari terakhir pelatihan turut memberikan penilaian pada kompetisi cipta kreasi menu.