Pagar Cinta Kemerdekaan Jadi Ruang Berbagi, Bersama Ajak Warga Perkuat Gotong Royong Kemanusiaan
Charity Gathering Pagar Cinta Kemerdekaan di Pantai Watu Pecak (30/08). Foto: Visit LumajangMemaknai Kemerdekaan Lewat Aksi Sosial di Lumajang
"Makna kemerdekaan sejati bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, melainkan bagaimana kita hari ini hadir dan merajut kepedulian untuk memerdekakan sesama dari kesulitan, kemiskinan, dan keterbatasan," kata Dewi.
Menurut Dewi, semangat berbagi memiliki hubungan erat dengan nilai gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Nilai tersebut juga sejalan dengan gerakan PKK yang mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat mulai dari lingkungan keluarga.
Ia juga menilai tema Pagar Cinta Kemerdekaan memiliki pesan yang kuat. Pagar dalam tema tersebut dimaknai sebagai bentuk perlindungan, sementara cinta menjadi kekuatan untuk membangun kepedulian di tengah masyarakat.
"Pagar cinta berarti kita sedang membangun benteng perlindungan sosial yang kokoh melalui rasa kasih sayang dan kepedulian gotong royong," ujarnya.
Dewi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai acara sesaat. Semangat berbagi yang muncul dari pertemuan para donatur, relawan dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kegiatan sosial.
"Mari kita jadikan gotong royong sebagai gaya hidup masyarakat Lumajang," tegasnya.
