Pasar Agropolitan Senduro Resmi Dikelola Pemkab Lumajang, Diharapkan Perkuat Pemasaran Hasil Hortikultura

Penandatanganan BAST Pasar Agropolitan Senduro oleh Pemkab Lumajang (29/07). Foto: Humas Lumajang

Peningkatan Daya Saing Komoditas Hortikultura Kabupaten Lumajang

Keberadaan pasar dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu memperluas akses pasar bagi petani sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil produksi pertanian.

Pasar tersebut juga diharapkan menjadi ruang transaksi yang lebih tertata sehingga mampu meningkatkan daya saing komoditas hortikultura asal Lumajang.

Sementara itu, Kepala BPBPK Jawa Timur Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Denny Kumara, mengatakan pembangunan Pasar Agropolitan Senduro merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan kawasan agropolitan yang berkelanjutan.

Menurutnya, infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dengan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu penggerak utama pembangunan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, menegaskan pemerintah daerah akan mengoptimalkan pengelolaan pasar agar berfungsi sebagai pusat distribusi sekaligus pemasaran hasil pertanian.

Ia menambahkan, pembinaan terhadap pengelolaan pasar akan terus dilakukan sehingga keberadaannya tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga mampu memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di kawasan agropolitan.

Dengan resmi diserahterimakannya Pasar Agropolitan Senduro kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, pasar tersebut diharapkan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mengukuhkan Lumajang sebagai salah satu sentra hortikultura unggulan di Jawa Timur.