Selokambang Menuju Era Baru: Transformasi Ekonomi Lewat Investasi Strategis
Pemandian alam Selokambang. Foto: IG/maysabear22Sikap Terbuka Pemkab Lumajang Dalam Pengelolaan Destinasi Wisata
Langkah membuka kemitraan ini juga menandai pergeseran paradigma dalam pembangunan daerah. Pemerintah Lumajang menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan progresif terhadap peran pihak luar.
Kini pembangunan tidak lagi dipaksa bertumpu sepenuhnya pada keterbatasan anggaran publik (APBD). Melibatkan sektor swasta dipandang sebagai solusi cerdas untuk mempercepat akselerasi pembangunan.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Lumajang, Galih Permadi, turut angkat bicara mengenai hal ini. Ia menegaskan bahwa skema kolaborasi adalah kunci utama untuk mengoptimalkan potensi yang ada.
Menurut Galih, Selokambang sebenarnya sudah memiliki modal sosial berupa brand atau nama besar yang kuat. Nama Selokambang sudah melekat di hati masyarakat sejak lama sebagai warisan wisata daerah.
"Dengan dukungan mitra yang tepat, pengembangannya bisa lebih cepat dan jauh lebih terarah," ungkap Galih dalam keterangan resminya pada Minggu 19 April 2026.
Dalam skema kerjasama ini, pembagian peran dilakukan secara jelas dan profesional. Pemerintah Kabupaten Lumajang memosisikan diri sebagai pembuka jalan sekaligus penjaga arah kebijakan.
Di sisi lain, investor berperan sebagai akselerator yang membawa dukungan modal segar. Tak hanya uang, mereka juga diharapkan membawa keahlian teknologi dan sistem manajemen modern.
