Senduro, Desa di Kaki Semeru yang Menyimpan Jejak Sejarah dan Keberagaman Budaya

Pura Mandhara Giri Semeru Agung. Foto: Dok. Visit Lumajang

Terletak di kawasan kaki Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Desa Senduro menyimpan kisah sejarah panjang yang berkaitan erat dengan perkembangan masyarakat, tradisi, dan keberagaman budaya.

Wilayah ini tidak hanya dikenal karena lanskap alamnya, tetapi juga karena warisan leluhur yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hingga saat ini.

Perjalanan sejarah Senduro menjadi gambaran tentang bagaimana sebuah wilayah tumbuh dan berkembang tanpa meninggalkan akar budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Berbagai tradisi dan kepercayaan yang hidup di tengah masyarakat turut membentuk karakter Senduro sebagai desa dengan identitas budaya yang kuat.

Dalam catatan Buku Sejarah Lumajang karya Raden Harya Notonagoro (1957:112), Senduro disebut telah berkembang sejak abad ke-19.

Wilayah ini terbentuk melalui perjalanan masyarakat terdahulu yang membawa adat istiadat serta tradisi dari berbagai daerah.

Sebelum berkembang menjadi desa seperti sekarang, kawasan Senduro dipercaya bermula dari sebuah pedukuhan bernama Sumber.