Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan Lumajang Satu Dekade Mendatang

Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Aston Inn Lumajang (09/06). Foto: Humas Lumajang

Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa kualitas data menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah di masa depan.

Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dipandang bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk membangun fondasi kebijakan yang lebih tepat sasaran selama satu dekade ke depan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat melepas 1.161 petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lumajang di Hall Ranu Kumbolo Hotel Aston Inn Lumajang, Selasa 9 Juni 2026.

Kegiatan pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan penting dalam pengumpulan data ekonomi yang akan menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Lumajang. Para petugas nantinya bertugas mendata berbagai aktivitas usaha yang menjadi bagian dari roda perekonomian daerah.

Menurut Bunda Indah, pembangunan yang efektif hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memiliki data yang akurat, lengkap, dan mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat serta dinamika ekonomi daerah.

"Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus yang sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan dalam jangka panjang. Kualitas data yang dihasilkan akan menentukan kualitas kebijakan yang dibuat pemerintah," tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan pada era modern tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan data yang berkualitas. Setiap kebijakan yang diambil harus didasarkan pada kondisi nyata yang terjadi di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.