Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung di Lumajang Diikuti Ribuan Umat

Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung (29/06). Foto: Istimewa

Ribuan umat Hindu dari Bali dan berbagai daerah di Jawa Timur menghadiri Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Senin 29 Juni 2026.

Rangkaian upacara yang berlangsung sejak 29 Mei hingga 10 Juli 2026 itu menjadi wujud rasa syukur kepada alam semesta sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan moderasi beragama di tengah masyarakat.

Piodalan tahun ini diawali dengan sejumlah rangkaian upacara, mulai dari Matur Piuning di Pura Mandara Giri Semeru Agung, upacara Melasti, puncak karya, hingga penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026.

Dalam rangkaian Tawur Panca Wali Krama, umat Hindu memanjatkan doa bersama yang dilanjutkan dengan persembahan tari-tarian adat. Sejumlah pejabat juga tampak menghadiri puncak pelaksanaan upacara tersebut.

Pengurus Harian Pura Mandara Giri Semeru Agung, Wira Dharma, mengatakan Piodalan merupakan peringatan hari jadi Pura Mandara Giri Semeru Agung yang telah berdiri sejak 1992.

Menurut dia, perayaan Piodalan dilaksanakan dalam tiga tingkatan, yakni setiap satu tahun, lima tahun, dan sepuluh tahun.

Perbedaan ketiganya terletak pada jumlah kerbau yang digunakan sebagai bagian dari prosesi upacara.