Fotografer Internasional Angkat Pesona Topeng Kaliwungu dan Alam Lumajang Lewat Lensa

Peserta saat berfoto bareng Romo Gatot, juru kunci Situs Selogending (18/06). Foto: Visit Lumajang

Dampak Positif Kedatangan Wisatawan untuk Ekonomi Warga Lumajang

"Waktu masa Covid itu banyak warga yang ikut menonton. Aku jadi serba salah karena situasi lockdown, akhirnya memotret agak diam-diam dan kurang lepas," tuturnya.

Ia berharap semakin banyak kegiatan wisata dan fotografi yang dilakukan di Lumajang sehingga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dari sisi ekonomi.

"Kalau orang-orang datang untuk membuat foto dan selama tidak mengganggu aktivitas warga, tentu bisa menjadi tambahan ekonomi bagi masyarakat. Karena setiap pemotretan pasti ada anggaran untuk talent dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

 Sementara itu, kekayaan budaya Lumajang akan kembali ditampilkan dalam pagelaran kolosal Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak yang digelar di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, pada 27–28 Juni 2026.

Mengusung tema Lamajang, The Land of Glory, pertunjukan tersebut masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) dan menjadi salah satu agenda budaya unggulan Kabupaten Lumajang.

Pagelaran yang memadukan seni Topeng Kaliwungu, Jaran Kencak, serta panorama Pantai Watu Pecak itu diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Lumajang sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah.

"Semoga semakin banyak wisatawan yang datang dan mengenal Lumajang. Potensinya besar, baik alam maupun budayanya. Semoga semuanya berjalan dengan lancar," pungkas Andika.