Kemiskinan di Lumajang Turun, Pemkab Lumajang Perkuat Akses Pelayanan Publik
Bunda Indah dan Mas Yudha saat menghadiri rapat DPRD. Foto: Dok. DPRD LumajangAngka Kemiskinan Berkurang di Kabupaten Lumajang
Artinya, dalam satu dekade, angka kemiskinan berkurang 2,89 poin persentase, sedangkan jumlah penduduk miskin menurun sekitar 28,05 ribu orang.
Meski menunjukkan perkembangan positif, pemerintah daerah masih perlu memperkuat berbagai upaya untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses terhadap pelayanan dasar dan kesempatan ekonomi.
Perhatian terhadap kelompok rentan juga dibutuhkan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, serta program pemberdayaan masyarakat.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa kedekatan pelayanan dengan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kebutuhan warga sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.
"Melalui pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, kami ingin memastikan kebutuhan warga dapat didengar dan ditindaklanjuti. Kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan bersama," ungkap Mas Yudha.
Dari sisi perekonomian, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang pada 2025 mencapai 5,35 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,52 persen.
Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penopang utama perekonomian daerah dengan kontribusi sebesar 31,98 persen terhadap produk domestik regional bruto (PDRB).
