Menolak Takluk pada Aplikasi Online, Cireng Gembul asal Lumajang Sukses Tembus Pasar Global
Kedai Cireng Gembul. Foto: Deni K.Strategi Berani: Tinggalkan Aplikasi E-Commerce dan Pilih Sistem Bundling
Meski ia mengakui sistem ini sangat melelahkan dan menguras waktu di tengah keterbatasan tenaga kerja (manpower), langkah ini terbukti efektif menjaga stabilitas perputaran modalnya.
Keunikan lain dari Cireng Gembul adalah mereka tidak menjual produk secara satuan, melainkan menggunakan sistem bundling atau paket. Menariknya, tidak ada pelanggan yang protes dengan kebijakan ini.
"Malah banyak pelanggan yang merasa harganya terlalu murah. Bagi kami, sistem bundling ini lebih memudahkan dalam menutup biaya operasional lain di luar bahan baku, seperti bensin untuk delivery dan biaya kemasan," jelasnya.
Strategi mandiri ini nyatanya berbuah manis. Saat ini, Cireng Gembul mampu mengantongi omzet harian yang cukup stabil mampu menjual hingga 500 porsi dalam sehari.
Dari pendapatan tersebut, Agus menerapkan manajemen keuangan yang disiplin: 70 persen dari omzet diputar kembali sebagai modal operasional.
Sementara 30 persen sisanya menjadi keuntungan bersih yang menopang perekonomian keluarga mereka setiap harinya.
Bagi Agus dan keluarga, Cireng Gembul bukan sekadar ladang cuan, melainkan jalan hidup yang membawa kebebasan.
