Merawat Tradisi, Inilah Rangkaian Hari Raya Karo Masyarakat Tengger di Desa Kandangan Lumajang

Persiapan Yadnya Karo di rumah Romo Dukun Gatot (28/07). Foto: Visit Lumajang

Gotong Royong Warga Tengger Desa Kandangan dalam Pelaksanaan Karo

Warga bersama-sama mempersiapkan perlengkapan adat, seperti banten, petra, tumpeng, dan berbagai kebutuhan lainnya. Pembagian tugas dilakukan secara bersama sehingga persiapan Karo menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

Semangat kebersamaan juga terlihat dari hadirnya kesenian Jaran Konyong dalam rangkaian persiapan.

Kesenian tersebut turut menghidupkan suasana menjelang pelaksanaan Hari Raya Karo, sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan berinteraksi bersama.

Memasuki Rabu 29 Juli 2026, rangkaian Hari Raya Karo dilaksanakan sejak dini hari. Sekitar pukul 04.00 WIB, Romo Dukun Gatot bersama Romo Dukun Sukadi mulai melaksanakan ritual Ngebanten.

Prosesi Ngebanten berlangsung secara khidmat hingga matahari terbit. Ritual tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Karo yang dilaksanakan oleh para Romo Dukun.

Kemudian dilanjutkan dengan Sesanti, yakni ritual dengan mendatangi rumah-rumah warga satu per satu. Dalam pelaksanaannya, Sesanti menjadi bagian dari ritual penyucian rumah dan keluarga.

Romo Dukun mendatangi setiap rumah warga dengan membawa petra dan melaksanakan prosesi sesuai tata cara adat. Di masing-masing rumah, keluarga turut mengikuti rangkaian ritual sebagai bagian dari pelaksanaan Hari Raya Karo.