Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Berkah Spiritual yang Menggerakkan Ekonomi Desa Senduro
UMKM di sekitar Pura Senduro saat Piodalan. Foto: IstimewaPiodalan Pura Jadi Berkah Masyarakat Senduro
Selain berbelanja oleh-oleh, para pengunjung juga memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan warga, seperti jasa parkir dan penitipan kendaraan.
Momentum tersebut dimanfaatkan masyarakat dengan membuka lapak-lapak sementara di sekitar kawasan pura untuk menjual makanan dan minuman kepada para peziarah.
Kehadiran lebih dari 15 ribu pengunjung selama 12 hari pelaksanaan kegiatan menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat Desa Senduro yang sebagian besar menggantungkan perekonomian dari sektor perdagangan dan jasa.
Dampak ekonomi juga dirasakan oleh sektor akomodasi. Keterbatasan penginapan formal di kawasan Senduro membuat homestay milik warga menjadi pilihan utama bagi para peziarah.
Riki, salah satu pemilik homestay di Desa Senduro, mengatakan seluruh 20 kamar yang dikelolanya terisi penuh selama kegiatan berlangsung.
"Alhamdulillah, dari homestay saja, saya bisa dapat sekitar Rp35 juta selama acara berlangsung," katanya.
Piodalan Pura Mandhara Giri Semeru Agung pun kembali membuktikan bahwa sebuah tradisi keagamaan tidak hanya menjadi ruang untuk memperkuat spiritualitas dan melestarikan budaya, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Senduro.
