Gladak Perak, Ikon Lumajang yang Berada di Tengah Lahar Semeru

Prmbangunan Jembatan Besuk Kobo'an (Gladak Perak) setelah erupsi 2021. Foto: Istimewa

Nilai Sejarah Kuat Gladak Perak Lumajang

Jembatan ini juga monumen bersejarah yang menyimpan nilai sejarah kuat sekaligus berpotensi menjadi objek wisata menarik di Lumajang. ‎ ‎

Jembatan Gladak Perak memiliki arsitektur klasik dari baja dan beton tua yang memberi nuansa vintage sekaligus menyimpan nilai patriotisme karena pernah menjadi lokasi pertempuran pasukan Corp Zeni Pioner melawan Belanda pada 1947.

Selain sejarahnya, jembatan ini juga menyuguhkan panorama alam indah di kaki Gunung Semeru dengan aliran sungai lahar dingin dan tebing curam di sekitarnya.

Udara pegunungan yang sejuk membuat Jembatan Gladak Perak menjadi tempat ideal untuk menikmati panorama alam.

Namun, lokasinya berada di jalur lahar Gunung Semeru dengan jurang curam dan kondisi jalan yang bisa licin akibat aktivitas vulkanik, sehingga pengunjung disarankan selalu memantau informasi terbaru sebelum berkunjung.

Pada perjalanannya, Gladak Perak terputus total akibat diterjang awan panas guguran (APG) Gunung Semeru pada awal Desember 2021.

Akibat putusnya jembatan Gladak Perak, saat itu akses yang menghubungkan Lumajang - Malang melalui jalur selatan tidak bisa dilalui dan alternatifnya adalah lewat penyeberangan sungai Besuk.